Pertemuan Lintas Iman, Pertajam Pemahaman Dan Eratkan Persahabatan
Griya Bambu
"DAAR EL-JUMAAN" Bogor
PERTEMUAN
LINTAS IMAN,
PERTAJAM
PEMAHAMAN DAN ERATKAN PERSAHABATAN
Penulis:
Rakeeman
R.A.M. Jumaan
NGOBROL
SANTAI: Sebanyak 17 peserta 'ngobrol santai' (ngosan) kebebasan beragama dan
berkeyakinan (KBB) berfoto bersama di depan Griya Bambu "DAAR
EL-JUMAAN" Bogor usai pertemuan yang berlangsung selama tiga jam (pkl.
13.00-16.00 WIB), Rabu (26/2) sore itu. (Sumber foto: Rakeeman R.A.M. Jumaan
& Agung Rochmatulloh)
Bogor, DAAR
EL-JUMAAN [26/2]
JARUM jam hasil karya pengrajin
Pangandaran yang tergantung di gazebo bambu itu tepat menunjukkan pukul 13.05
WIB ketika satu-persatu kendaraan peserta 'ngobrol santai' (ngosan) parkir di
depan pagar sebelah timur Griya Bambu. Secara bertahap, enam kendaraan roda dua
itu parkir berjajar. Sementara peserta lainnya ada yang datang dengan naik
kendaraan umum dan jalan kaki menuju lokasi.
Setelah bersalaman dengan pemilik Griya
Bambu dan ngariung sebentar di bawah gazebo dan payung ilalang, akhirnya semua
tamu itu memasuki Ruang Perpustakaan (Maktabah) sebagai tempat pertemuan.
Lantai dasar Griya Bambu seluas 16 meter persegi tersebut dipadati sekitar 20
orang. Satu sama lain duduk berdampingan, lesehan di atas karpet plastik
berwarna coklat bambu.
Di antara mereka tampak Mas Agung Firmansyah,
Ketua Jaringan GUSDURian Kabupaten Bogor. Lalu ada Mas Juandi Gultom dari
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kab. Bogor. Di sampingnya terlihat
juga Bung Maskur dari AMAN Indonesia dan Mas Yosi Ridwan Hidayat, Ketua PC
Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kab. Bogor.
Tampak juga mBak Endah Utari,
satu-satunya peserta perempuan dalam acara ini. Mahasiswi Pendidikan Agama
Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta Kampus
B asal Cibeuteung-Tegal (Kemang) ini cukup aktif dalam kegiatan lintas agama.
Sedangkan dari pihak mahasiswa Ahmadi,
hadir beberapa pengurus MKAI Markaz yang juga mahasiswa dan anggota Forum
Kajian Ilmu Perbandingan Agama (FKIPA) "Al-Mu'azziy" Jamiah Ahmadiyah
Indonesia (JAMAI) Bogor. Sebelumnya mereka memang selalu rutin menyambut dan
mendampingi tetamu yang datang ke Griya Bambu, tidak terkecuali siang ini.
Siang itu, Griya Bambu "DAAR
EL-JUMAAN" Bogor memang sengaja mengundang perwakilan organisasi mahasiswa
tersebut untuk ngariung. Ini adalah pertemuan perdana yang bisa dihadiri oleh
mereka. Selama ini mereka terkesan jalan sendiri-sendiri. Tidak ada komunikasi
yang terjalin dan dibangun sesama mereka. Nah, Griya Bambu berinisiatif
mempertemukan mereka untuk pertama kalinya.
Tidak disangka, semua yang diundang
sangat antusias menghadiri pertemuan perdana ini. Tampak mereka bersemangat
dalam diskusi dan membahas rencana tindak lanjut kedepannya. "Bukan hanya
kegiatan olahraga saja yang akan dilaksanakan ke depan, melainkan yang lebih
penting lagi adalah saling memahami keyakinan masing-masing," kata Mas
Maskur dari AMAN Indonesia, "sebab yang lebih penting adalah bagaimana
mengembangkan toleransi yang sesungguhnya."
Hal ini
diaminkan oleh Mas Yosi yang menjadi inisiator pertemuan ini. "Kedepannya
harus ada pertemuan rutin dan bertukar lokasi sehingga kita lebih saling
mengenal," ketua PC PMII ini melanjutkan, "setiap orang bisa
mengemukakan potensinya masing-masing agar bisa saling mengisi kekurangan yang
ada."
Akhirnya, pertemuan selama tiga jam itu
berhasil menghasilkan rencana tindak lanjut (RTL) yang nyata. Peserta kemudian
foto bersama di depan Griya Bambu. Mie Ayam karya khudam Markaz asal Ciaruteun,
Arip Rahmansyah, menemani mereka saat saling ngobrol santai. Gazebo, payung
ilalang dan kursi bambu di bawah pepohonan jabon penuh terisi.
Tidak lupa, sebagai kenang-kenangan
bagi peserta, pemilik Griya Bambu menghadiahkan satu set buku dan lima keping
VCD aneka judul untuk tiap organisasi. Sedangkan untuk perorangan diberikan
buku "Krisis Dunia dan Jalan Menuju Perdamaian" terbitan Neratja
Press, Bandung. Setelah itu mereka berpamitan pulang, kembali ke tempat
masing-masing dengan komitmen baru membangun toleransi di Bogor ini. [RAM]
Komentar
Posting Komentar