Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

HINDARI DOSA

menghindari sekecil apapun semua perbuatan maksiat, Rasulullah s.a.w. bersabda : "apabila di lakukan terus-menerus, dosa akan mengunci (menutup) keseluruhan hatinya (dari menerima hidayah)." (HR. Imam Ahmad)

MARAH

wajabats mahabbatullohi ta'aa laa 'ala man agdzoba pahalima "orang yang sewaktu mendapat rasa marah selalu bersabar, pantas mendapatkan kecintaan Allah." (HR. Asfahani) innalgodzoba minas sayithoo ni "sesungguhnya marah itu dari syetan." (HR. Abu Daud) tahawur, penyakit mudah marah. mudah marah ini berbeda dengan sifat pemberani seseorang dalam mengantisifasi kebatilan dengan kebenaran sebagai tandingannya, dan membasmi kebatilan itu. Rasulullah s.a.w. bersabda : "marah itu dapat merusak iman, seperti pahitnya jadam (sejenis biji-bijian yang sangat pahit) merusak manisnya madu."

TENTANG KATA : SALING

bicara masalah saling, dalam Al-Qur'an juga ada : (1) tawa shayubil haqqi "saling nasehat menasehati akan atau dengan hal KEBENARAN" (2) tawa ashawbis sabr "saling nasehat menasehati akan atau dengan hal KESABARAN" (3) tawa ashawbil marhamah "saling nasehat menasehati akan atau dengan hal kasih-sayang (atensi, simpati, dan empati).

MAKANAN YANG PENGURUS BADAN

MAKANAN YANG PENGURUS BADAN - coklat hitam - minyak kelapa - kacang almond - minyak zaitun - daging sapi yang di beri makan rumput versi : spotlite

BERBAKTILAH UNTUK ORANG TUA MU

malanglah ia seseorang yang hidup cukup lama menyaksikan hari tua ibu-bapaknya, tetapi gagal memperoleh surga (gagal mengkhidmati mereka). (HR. Muslim)

PUISI

tersenyumlah saat kau mengingat ku karena saat itu aku sangat merindukan mu menangislah saat kau merindukan ku karena saat itu aku tidak berada di samping mu tetaplah pejamkan mata indah itu karena aku akan terasa di dekat mu dan karena aku telah berada di hatimu by : RANTI NURMALASARI

TANGISAN MATA BUNDA

dalam senyum mu kau sembunyikan letih mu derita siang dan malam menimpa mu tak sedikit pun menghentikan langkah mu untuk bisa memberi harapan baru bagi ku seonggok cacian selalu menghampiri mu selalu kau teruskan langkah untuk masa depan ku mencari harapan baru bagi anak mu bukan setumpuk emas yang kau harapkan dalam kesuksesan ku bukan segulung uang yang kau minta dalam keberhasilan ku bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku tapi keinginan hati mu membahagiakan aku dan yang selalu kau berkata pada ku aku menyanyangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu aku menyanyangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku puisi ini ciptaan RANTI NURMALASARI dari CISARUA, CIMAHI BANDUNG