Keistimewaan umat ahmad as



Keistimewaan umat Ahmad a.s.
                 Hadist ini di riwayatkan oleh Al-Ashfani dalam dalailun nubuwah, dengna jalan lain dari Abu Hurairah r.a mengatakan, Rasulullah s.a.w. bersabda, setelah taurat di turunkan kepada Nabi Musa dan di bacanya, maka ia dapati umat ini di sebut-sebut di dalamnya musa pun berkata, “ya Tuhan, aku jumpai dalam kepingan-kepingan/lembaran-lembaran suatu umat yang terakhir datangnya tapi paling depan urutannya, jadikanlah mereka itu umatku”, Tuhan menjawab, “mereka itu adalah umat Ahmad”
Ke dua Musa berkata, “aku dapati dalam lembaran-lembaran taurat ada suatu umat yang selalu di kabulkan do’anya, jadikanlah mereka itu umatku”, Tuhan menjawab, “ mereka itu adalah umat Ahmad”.

Ke tiga Musa berkata, “ya Tuhan, aku dapati dalam lembaran-lembaran kitab taurat ada suatu umat yang di ganjar di beri pahalanya atas sedekah yang mereka makan sendiri jadikanlah mereka itu umatku”, Tuhan menjawab, “ mereka itu adalah umat Ahmad”.

Ke empat Musa berkata, “ya Tuhan aku dapati dalam lembaran-lembaran taurat ada suatu umat yang kalau ada seseorang di antara mereka niat berbuat baik langsung di tulis satu kebaikan baginya, walau pun belum di kerjakannya, kalau kemudian di laksanakannya maka di tulis sepuluh kebaikan baginya, jadikanlah mereka itu umatku”, Tuhan menjawab, “mereka itu adalah umat Ahmad’.

Ke lima Musa berkata, “ya Tuhan, aku dapati dalam lembaran-lembaran taurat ada suatu umat yang kalau ada seseorang di antara mereka niat berbuat jahat dan tidak di laksanakan maka tidak di tuis apa-apa, kalau di kerjakan maka di tulis satu kejahatan baginya, jadikanlah mereka itu umatku”, Tuhan menjawab, “mereka itu adalah uamt Ahmad”.

Ke enam Musa berkata, “ya Tuhan, aku dapati dalam lembaran-lembaran taurat mereka itu di beri ilmu awal dan ilmu akhir, maka mereka dapat menghancurkan tanduk-tanduk kesesatan dajjal, jadikanlah mereka itu umatku”, Tuhan menjawab, “mereka itu adalah umat Ahmad”.

Ke tujuh Musa berkata setelah Nabi Musa berkali-kali memohon kepada Tuhannya agar umat Ahmad itu menjadi umat beliau a.s. pada akhirnya Nabi Musa berkata, “ya Tuhan, jadikanlah aku ini salah seorang dari umat Ahmad, maka akan aku berikan ke dua keistimewaan yang ada padaku, Tuhan menjawab, “wahai Musa aku telah memilihmu di atas manusia semua dengan risalah dan kalamku, maka ambilah anugrahku ini, dan bersyukurlah kepadaku, nabi Musa akhirnya berkata, ya Tuhan, aku rela dengan pilihanmu ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kenangan di wanasigra

Pelajaran Bahasa Urdu