KENANGAN DI ASRAMA TERCINTA
pertama aku memasuki ruangan asrama tahir, aku lihat bangunannya begitu simple sekali ruangan yang sangat mirip dengan persegi panjang, aku memikirkan bahwa orang di sana akan hidup saling mengingatkan dalam hal positive, aku sangat tertarik dengan menjadi anggota asrama tahir.
ternyata waktu aku sampai asrama banyak orang yang sedang menonton tv, begitu kompaknya anak-anak asrama, malah ketika aku masuk sekolah banyak yang memperhatikan anak asrama, sampai-sampai apabila kita berbuat salah selalu ada kritikan dari luar tentang kami, tapi anak-anak tidak takut karena semua itu adalah pesan-pesan atau amanat yang baik, kami selalu menjalankan nasehat itu
ternyata asrama tahir itu bukan sembarang asrama, kan biasanya yang namanya asrama cuma numpang tidur aja sehingga banyak kejenuhan-kejenuhan timbul di dalamnya, tetapi ingat di asrama kami tidak demikian! banyak aktifitas-aktifitas yang positive seperti bersilaturahmi, jalan-jalan santai, olah raga, dll
saya senang sekali bisa tinggal di sana karena kami selalu di bimbing oleh bapak tercinta kita yaitu bapak mubarak ahmad dia selalu memberikan nasehat yang indah, memberikan masukan alias motivasi, selalu memberikan solusi tentang masalah-masalah pribadi bahkan umum,
banyak bekal ilmu yang kami dapat di dalam asrama, tentunya kami dapat dari bapak mubarak ahmad seperti hadist-hadist, dan hapalan ayat-ayat al-qur'an pilihan, do'a-do'a dan filsafah-filsafah lain, bahkan kami selalu mengingat bahwa nasehat beliau adalah, ingat kita itu anak asrama yang paling terunggul dan ingat masa depan dunia berada di pundak kita semua.
di asrama kita ada banyak acara yang tidak menjenuhkan pikiran kita mulai dari mengaji, menghafal, berlatih pidato, ngerujak dan ngeliwet bersama, bila saya flashback ke belakang kita itu di bekali ilmu duniawi dan rohani, dan malah sampai sekarang saya rasakan betapa jauhnya saya dengan asrama tercinta saya, karena banyak moment yang indah di masa itu, hal-hal positive yang selalu kami lakukan membuahkan hasil yang sangat luar biasa,
memang saya merindukan asrama yang selalu hadir bapak mubarak sebagai penolong saya tetapi saya kini jauh untuk melangkah demi masa depan ku, kami tak akan melupakan jasa-jasa yang telah di berikan bapak, karena saya selalu ingat nasehat-nasehat bapak
terima kasih kepada orang-orang yang telah mengisi hari-hariku dengan ilmu, canda-tawa dan lainnya semoga Allah swt senan tiasa membalas kebaikan-kebaikan yang telah di berikan kepada saya. aamiin
ternyata waktu aku sampai asrama banyak orang yang sedang menonton tv, begitu kompaknya anak-anak asrama, malah ketika aku masuk sekolah banyak yang memperhatikan anak asrama, sampai-sampai apabila kita berbuat salah selalu ada kritikan dari luar tentang kami, tapi anak-anak tidak takut karena semua itu adalah pesan-pesan atau amanat yang baik, kami selalu menjalankan nasehat itu
ternyata asrama tahir itu bukan sembarang asrama, kan biasanya yang namanya asrama cuma numpang tidur aja sehingga banyak kejenuhan-kejenuhan timbul di dalamnya, tetapi ingat di asrama kami tidak demikian! banyak aktifitas-aktifitas yang positive seperti bersilaturahmi, jalan-jalan santai, olah raga, dll
saya senang sekali bisa tinggal di sana karena kami selalu di bimbing oleh bapak tercinta kita yaitu bapak mubarak ahmad dia selalu memberikan nasehat yang indah, memberikan masukan alias motivasi, selalu memberikan solusi tentang masalah-masalah pribadi bahkan umum,
banyak bekal ilmu yang kami dapat di dalam asrama, tentunya kami dapat dari bapak mubarak ahmad seperti hadist-hadist, dan hapalan ayat-ayat al-qur'an pilihan, do'a-do'a dan filsafah-filsafah lain, bahkan kami selalu mengingat bahwa nasehat beliau adalah, ingat kita itu anak asrama yang paling terunggul dan ingat masa depan dunia berada di pundak kita semua.
di asrama kita ada banyak acara yang tidak menjenuhkan pikiran kita mulai dari mengaji, menghafal, berlatih pidato, ngerujak dan ngeliwet bersama, bila saya flashback ke belakang kita itu di bekali ilmu duniawi dan rohani, dan malah sampai sekarang saya rasakan betapa jauhnya saya dengan asrama tercinta saya, karena banyak moment yang indah di masa itu, hal-hal positive yang selalu kami lakukan membuahkan hasil yang sangat luar biasa,
memang saya merindukan asrama yang selalu hadir bapak mubarak sebagai penolong saya tetapi saya kini jauh untuk melangkah demi masa depan ku, kami tak akan melupakan jasa-jasa yang telah di berikan bapak, karena saya selalu ingat nasehat-nasehat bapak
terima kasih kepada orang-orang yang telah mengisi hari-hariku dengan ilmu, canda-tawa dan lainnya semoga Allah swt senan tiasa membalas kebaikan-kebaikan yang telah di berikan kepada saya. aamiin
Komentar
Posting Komentar